PENDAHULUAN
Kehidupan
manusia yang terus bergerak dan berkembang ditandai akan adanya perubahan-perubahan
menuju ke arah yang lebih baik. Kemampuan berpikir dan berinteraksi antar
manusia dalam proses yang panjang, akan menghasilkan peradaban. Beberapa ilmuan
telah membuat periodisasi peradaban manusia, salah satunya adalah Alvin
Toffler. Ia menyatakan bahwa peradaban manusia terdiri dari tiga zaman. Pertama
adalah Zaman Pertanian, kedua Zaman Industri, dan yang ketiga adalah Zaman
Informasi.
Saat
ini kita tengah memasuki zaman informasi, yang menegaskan bahwa jarak geografis
tidak lagi menjadi faktor penghambat dalam hubungan antara manusia atau antar
lembaga usaha. Berbagai informasi dapat diakses dengan mudah sekaligus cepat.
Setiap perkembangan dapat diikuti dimanapun berada. Istilah “jarak sudah mati”
atau “distance is dead” makin lama makin nyata kebenarannya. Zaman informasi
menyebabkan jagad ini menjadi suatu “dusun semesta” atau “global village”.

